<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kang Umam</title>
	<atom:link href="http://kangumam.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kangumam.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Oct 2009 23:38:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kangumam.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Kang Umam</title>
		<link>http://kangumam.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kangumam.wordpress.com/osd.xml" title="Kang Umam" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kangumam.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Artikel</title>
		<link>http://kangumam.wordpress.com/2009/10/23/artikel/</link>
		<comments>http://kangumam.wordpress.com/2009/10/23/artikel/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 04:37:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kangumam</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangumam.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[PERAN TEHNOLOGI INFORMASI BAGI DUNIA KESEHATAN Oleh: Erni Susilawati (07140027) I Abstak Perkembangan dunia informasi dan teknologi dewasa ini sangat pesat, di mana segala sesuatu yang berhubungan dengan aktivitas manusia pasti berkaitan dengan penggunaan tehnologi dan informasi.Hal ini ditandai dengan pesatnya perkembangan internet sebagai sumber informasi dan teknologi dunia ke arah yang lebih maju dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangumam.wordpress.com&amp;blog=9944760&amp;post=22&amp;subd=kangumam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>PERAN TEHNOLOGI INFORMASI BAGI DUNIA KESEHATAN</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center">Oleh: Erni Susilawati (07140027)</p>
<p><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong>I</strong></p>
<p align="center">Abstak</p>
<p><em>Perkembangan dunia informasi dan teknologi dewasa ini sangat pesat, di mana segala sesuatu yang berhubungan dengan aktivitas manusia pasti berkaitan dengan penggunaan tehnologi dan informasi.Hal ini ditandai dengan pesatnya perkembangan internet sebagai sumber informasi dan teknologi dunia ke arah yang lebih maju dan baik. Sehingga banyak kalangan mengatakan bahwa yang menguasai informasi dan teknologi adalah yang ‘</em><em>menguasai dunia</em><em>‘.</em></p>
<p><em>Begitupun halnya dalam dunia kesehatan, informasi adalah hal yang penting dan sangat mendasar karena semua hal mengenai pasien adalah informasi, yang harus dikelola dengan baik dan aman, sehingga dibutuhkan suatu sistem agar seluruh informasi itu dapat digunakan untuk kepentingan pengobatan pasien. Sedangkan penggunaan peralatan teknologi adalah hal yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan diagnosa dan terapi sehingga tujuan pengobatan dapat tercapai dengan sempurna.</em></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong>II</strong></p>
<p align="center"><strong> PENDAHULUAN</strong></p>
<p>Di era globalisasi dan era informasi, teknologi informasi berkembang begitu pesat  telah merambah ke berbagai bidang termasuk kesehatan. Akhir-akhir ini mulai masuk ke Indonesia telah membuat tuntutan-tuntutan baru di segala bidang dalam Negara kita. Tidak terkecuali dalam bidang pelayanan kesehatan. era globalisasi dan informasi seakan telah membuat standar baru yang harus dipenuhi oleh dunia kesehatan. Hal tersebut telah membuat dunia kesehatan di Indonesia menjadi tertantang untuk terus mengembangkan kualitas pelayanan kesehatan yang berbasis teknologi informasi. Namun memang kita tidak bisa menutup mata akan hambatan-hambatan yang dihadapi oleh dunia kesehatan, diantaranya adalah keterbatasan SDM yang menguasai bidang kesehatan dan teknologi informasi secara terpadu, masih minimnya infrastruktur untuk menerapkan sistem informasi di dunia pelayanan, dan masih rendahnya minat para perawat di bidang teknologi informasi kesehatan.</p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong>III</strong></p>
<p align="center"><strong>PEMBAHASAN</strong></p>
<p>Tehnologi informasi adalah seperangkat alat yang tidak hanya berhubungan dengan komputer yang melakukan tugas-tugas untuk mengolah informasi tapi juga berhubungan dengan tehnologi informasi yang mengirimkan suatu informasi.</p>
<p>Begitupun halnya dalam dunia kesehatan, informasi adalah hal yang penting dan sangat mendasar karena semua hal mengenai pasien adalah informasi, yang harus dikelola dengan baik dan aman, sehingga dibutuhkan suatu sistem agar seluruh informasi itu dapat digunakan untuk kepentingan pengobatan pasien. Sedangkan penggunaan peralatan teknologi adalah hal yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan diagnostik dan terapi sehingga tujuan pengobatan dapat tercapai dengan sempura.</p>
<p><em>Aplikasi teknologi informasi untuk mendukung manajemen informasi kesehatan yakni </em>Perangkat keras (baik input, pemroses, penyimpan, maupun output), perangkat lunak serta infrastruktur, ketiga-tiganya memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas maupun efisiensi manajemen informasi kesehatan.</p>
<p>Beberapa contoh:</p>
<p>(1) rekam medis berbasis komputer</p>
<p>(2) teknologi penyimpan portabel seperti smart card</p>
<p>(3)  teknologi nirkabel dan</p>
<p>(4) komputer genggam.</p>
<p>Dalam kata lain tehnologi informasi dan komunikasi adalah bagian penting dalam manajemen informasi. Di dunia kesehatan saat ini perkembangan  pengetahuan informasi sangat cepat dipublikasikan, sehingga dokter akan cepat tertinggal jika tidak memanfaatkan  perkembangan dunia informasi kesehatan  terbaru.</p>
<p>Tehnologi komunikasi juga memungkinkan data kesehatan dibagi secara mudah dan cepat. Disamping itu, teknologi memiliki karakteristik perkembangan yang sangat cepat.</p>
<p>Salah satu tantangan besar dalam penerapan teknologi informasi dan komunikasi di rumah sakit adalah penerapan rekam medis berbasis komputer.</p>
<p>Pengertian rekam medis berbasis komputer, secara prinsip adalah penggunaan database untuk mencatat semua data medis, demografis serta setiap event dalam manajemen pasien di rumah sakit. Rekam medis berbasis komputer akan menghimpun berbagai data klinis pasien baik yang berasal dari hasil pemeriksaan dokter, digitasi dari alat diagnosisi (EKG, radiologi, dll ).</p>
<p>Kualitas atau mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit bergantung kepada kecepatan, kemudahan, dan ketepatan dalam melakukan tindakan keperawatan yang berarti juga pelayanan keperawatan bergantung kepada efisiensi dan efektifitas struktural yang ada dalam keseluruhan sistem suatu rumah sakit.</p>
<p>Pelayanan rumah sakit setidaknya terbagi menjadi dua yaitu:</p>
<ol>
<li>Pelayanan      medis ( pelayanan pemberian obat, pemberian makanan, asuhan keperawatan,      diagnosa medis, dan lain-lain).</li>
</ol>
<p>Pelayanan yang bersifat medis khususnya di pelayanan keperawatan mengalami perkembangan teknologi informasi yang sangat membantu dalam proses keperawatan dimulai dari pemasukan data secara digital ke dalam komputer yang dapat memudahkan pengkajian selanjutnya, intervensi apa yang sesuai dengan diagnosis yan sudah ditegakkan sebelumnya, hingga hasil keluaran apa yang diharapkan oleh perawat setelah klien menerima asuhan keperawatan, dan semua proses tersebut tentunya harus sesuai dengan NANDA, NIC, dan NOC yang sebelumnya telah dimasukkan ke dalam database program aplikasi yang digunakan.</p>
<ol>
<li>Pelayanan      yang bersifat non-medis:</li>
</ol>
<p>Pelayanan yang bersifat non medis seperti proses penerimaan, proses pembayaran, sampai proses administrasi yang terkait dengan klien yang dirawat merupakan bentuk pelayanan yang tidak kalah pentingnya.</p>
<p>Pelayanan yang bersifat non-medis pun dengan adanya perkembangan teknologi informasi semakin terbantu dalam menyediakan sebuah bentuk pelayanan yang efisien dan efektif karna setiap klien didaftarkan secara digital dan semua data mengenai klien dimasukkan ke dalam komputer sehingga ketika data-data tersebut dibutuhkan kembali dapat diambil dengan waktu yang relatif singkat dan akurat.</p>
<p>Pesatnya perkembangan internet telah mewujudkan timbulnya budaya internet. Dunia kedokteran juga tidak bisa menghindari pengaruh perkembangan ini. Dalam bidang kedokteran, pesatnya perkembangan internet sangat berperan sebagai sarana pertukaran informasi dan komunikasi tanpa batas, forum diskusi ilmiah kedokteran dan juga lahirnya disiplin ilmu informatika kedokteran</p>
<p><sup> </sup></p>
<p><sup> </sup></p>
<p><sup> </sup></p>
<p><sup> </sup></p>
<p><sup> </sup></p>
<p><sup> </sup></p>
<p><sup> </sup></p>
<p><sup>3pelayanan: efisien dan efektif.okter akan cepat tertinggal jika tidak memanfaatkan pengaturan untuk formasi tapi juga berhubung</sup></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong>IV</strong></p>
<p align="center"><strong> KESIMPULAN</strong></p>
<p>Perkembangan dunia informasi dan teknologi yang pesat telah membantu mengatasi persoalan-persoalan manusia hampir di semua bidang kehidupan. Meskipun memang banyak sisi negatifnya dari perkembangan ini, namun sepatutnya kita mampu memfilternya sesuai kapasitas kita. Selagi perkembangan itu masih dalam batas wajar dan ilmiah, kita tidak perlu untuk menyangsikan perkembangan tersebut. Karena perkembangan informasi dan teknologi yang telah terbukti melalui penelitian ilmiah, hasilnyapun tidak diragukan lagi.</p>
<p>Dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya internet telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk kedokteran. Internet telah menjadi sumber informasi terbesar, terlengkap, dan terbaru dalam bidang kedokteran. Selain itu, kalangan medis di seluruh dunia kini sudah dapat saling berkomuniasi tanpa batas di internet. Internet juga berperan sebagai forum-forum diskusi ilmiah para kalangan medis. Dan munculnya displin ilmu informatika kedokteran sangat erat dengan teknologi informasi modern. Bukan tidak mungkin akan menjadi suatu kelaziman bagi seorang dokter bedah untuk melakukan operasi di depan komputernya sedang pasiennya berada jauh di belahan dunia yang lain.</p>
<p align="center">
<p align="center"><strong>DAFTAR PUSTAKA</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p>Peran Teknologi Informasi dalamm dunia kesehatan (ARTIKEL). Diambil tanggal 26 April 2009, <a href="http://www.articlesnacth.com/">http://www.articlesnacth.com/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kangumam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kangumam.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kangumam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kangumam.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kangumam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kangumam.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kangumam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kangumam.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kangumam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kangumam.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kangumam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kangumam.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kangumam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kangumam.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangumam.wordpress.com&amp;blog=9944760&amp;post=22&amp;subd=kangumam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangumam.wordpress.com/2009/10/23/artikel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a37dc320f21d79fa06ddc6841e31463a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kangumam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://kangumam.wordpress.com/2009/10/23/16/</link>
		<comments>http://kangumam.wordpress.com/2009/10/23/16/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 04:21:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kangumam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemanfaatan TI untuk Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangumam.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENDUKUNG KEMAJUAN PENDIDIKAN Oleh: Vinny Zinnia (07140014) Abstrak Perkembangan Teknologi Informasi yang sedemikian pesat telah membawa dampak positif dalam era peningkatan kinerja dari berbagai kegiatan yang dilakukan. Penerapan Teknologi Informasi telah hampir digunakan disemua sektor,mulai dari transportasi, perdagangan, ekonomi, manufaktur, pemerintah, kesehatan, pertanian dan tidak ketinggalan dunia pendidikan. Tantangan utama penerapan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangumam.wordpress.com&amp;blog=9944760&amp;post=16&amp;subd=kangumam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENDUKUNG KEMAJUAN PENDIDIKAN</strong></p>
<p align="center">
<p align="center">Oleh: Vinny Zinnia (07140014)</p>
<p align="center">
<p align="center"><em>Abstrak</em></p>
<p><em>Perkembangan Teknologi Informasi yang sedemikian pesat telah membawa dampak positif dalam era peningkatan kinerja dari berbagai kegiatan yang dilakukan. Penerapan Teknologi Informasi telah hampir digunakan disemua sektor,mulai dari transportasi, perdagangan, ekonomi, manufaktur, pemerintah, kesehatan, pertanian dan tidak ketinggalan dunia pendidikan.</em></p>
<p><em>Tantangan utama penerapan Teknolgi Informasi dalam dunia pendidikan Indonesia saat ini adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang produtif, dan percaya diri sehingga tidak ketinggalan dengan Negara-negara lainnya. </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Kata Kunci : Perkembangan Teknologi Informasi, Pendidikan</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li><strong>I. </strong><strong>PENDAHULUAN</strong></li>
</ol>
<p>Teknologi informasi mulai berkembang pesat pada tahun 1980-an. Didukung oleh pesatnya perkermbangan prosesor (chip) yang berfungsi sebagai otak sebuah komputer pribadi. Perkembangan teknologi hardware ini diikuti pula oleh kemajuan software.</p>
<p>Dewasa ini Pendidikan di Indonesia  memang belum benar-benar menjadi wacana yang serius  dikalangan yang bersentuhan langsung  maupun tidak langsung dengan urusan pendidikan. Tapi bukan berarti permasalahan ini tidak pernah menjadi perhatian. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan menaikan angka minimal kelulusan UAN setiap tahunnya adalah bukti upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningg katkan mutu.</p>
<p>Berbagai pendapat menanggapi kebijakan pemerintah tersebut. Padahal prestasi belajar tidak hanya ditentukan  dari  pencapaian prestasi akademik semata. Pendidikan yang berwawasan global , meningkatkan kemampuan individu  berdasarkan dua perspektif yaitu kulikuler dan prespektif Reformasi. Mangandalkan kemampuan individu yang intelektual dan bertanggung jawab.</p>
<p>Pengaruh globalisasi memicu pendidikan masa depan akan lebih bersifat terbuka dan dua arah, beragam, fleksibel, multidisipliner, serta terkait pada produktivitas kerja dan lebih kompetitif, sehingga menggeserkan pendidikan yang bersifat tatap muka. Dengan adanya perkembangan teknologi dalam bidang pendidikan, maka pada saat ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh. Mengingat masyarakat sudah banyak mempunyai komputer sendiri dan dikarenakan anatar satu wilayah dengan yang lain berjauhan memungkinkan untuk diterapkan distance learning dengan mengandalkan teknologi internet.</p>
<ol>
<li><strong>II. </strong><strong>PEMBAHASAN</strong></li>
</ol>
<p>Pesatnya perkembangan Teknologi Informasi, khususnya internet, memungkinkan pengembangan layanan informasi yang lebih baik dalam institut pendidikan. Banyak layanan yang menyajikan kegiatan sistem pendidikan pada situs internet. Tujuannya adalah sebagai wadah untuk saling berhubungan yang dapat menampung sektor utama  pendidikan.</p>
<p>Arti teknologi informasi bagi pendidikan seharusnya  tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyimpan program pendidikan. Namun hal pamanfaatan teknologi informasi di Indonesia baru mamasuki tahap mempelajari berbagai kemungkinan pengembangan dan penerapan teknologi informasi untuk pendidikan.</p>
<p>Berdasarkan pengertian Teknologi Informasi menurut beberapa ahli:</p>
<ol>
<li>Haag dan Keen (1996), Teknologi Informasi adalah seperangkat alat yang membantu kita be kerja dengan Informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.</li>
<li>Martin (1999), Teknologi Informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak), melainkan juga mencakup  teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi</li>
<li>William dan Sawyer (2003), Teknologi Informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video</li>
</ol>
<p>Jadi teknologi Informasi adalah seperangkat alat yang tidak hanya berhubungan dengan komputer yang melakukan tugas-tugas untuk mengolah informasi tapi juga berhubungan dengan teknologi komunikasi yang mengirimkan informasi.</p>
<p>Pengaruh globalisasi memicu pendidikan masa depan akan lebih bersifat terbuka dan dua arah, beragam, fleksibel, multidisipliner, serta terkait pada produktivitas kerja dan lebih kompetitif, sehingga menggeserkan pendidikan yang bersifat tatap muka. Melalui pemanfaatan teknologi informasi, seolah-olah materi ajar dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja dan dimana saja.</p>
<p>KehadiraN teknologi informasi, merupakan solusi yang dapat mengatasi kendala yang dihadapi oleh dunia pendidikan. Dikarenakan pertama, hampir dapat dipastikan setiap kAntor telah memiliki  dan menggunakan komputer. Demikian juga pada setiap keluarga. Komputer sudah menjadi fasilitas di kantor maupun dikeluarga. Oleh karena itu, program pendidikan berbasis komputer dapat dikembangkan. Kedua, penyampaian materi ajar yang akan ditransformasikan kepada peserta didik dapat lebih efektif dan efisien.</p>
<p>Tapi sekarang ini pendidikan di Indonesia, prestasi anak ditentukan dari kemampuan akademik. Padahal prestasi belajar tidak hanya ditentukan  dari  pencapaian prestasi akademik semata. Pendidikan yang berwawasan global , meningkatkan kemampuan individu  berdasarkan dua perspektif yaitu kulikuler dan prespektif Reformasi.</p>
<p>Perspektif kulikuler bertujuan mempersiapkan individu untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan serta keterampilan yang dimiliki guna mewujudkan kehidupan mayarakat yang lebih  baik.  Perspektif Reformasi bertujuan mempersiapkan individu dengan kemampuan dasar intelektual dan tanggung jawab guna memasuki kehidupan yang bersifat kompetitif.</p>
<p>Dalam menuju era globalisasi Indonesia harus melakukan reformasi dalam proses pendidikan. Menciptakan sistem pendidikan yang lebih komprehensif dan fleksibel. Bertujuan untuk mempersiapkan individu yang mengembangkan potensi dan kreatifitasnya secara alami dengan bebas,tanggung jawab serta mengedepankan kebersamaan.<br />
Pendidikan yang berwawasan global mepengaruhi pendidikan di Indonesia akan mendatang yaitu:</p>
<p>ü  Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (Distance Learning)</p>
<p>ü  Sharing resorce bersama lembaga antar lembaga pendidikan / latihan delam sebuah jaringan</p>
<p>ü  Perpustakaan &amp; instrumen pedidikan liannya (guru, laboratorium) berubah fungs menjadi sumber informasi daripada  sekedar rak buku</p>
<p>ü  Penggunaan perangkat Teknologi Informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia, dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video.</p>
<p>Intervensi yang bisa dilakukan teknologi informasi dalam metode pembelajaran e-learning dengan semua variasi tingkatannya telah memfasilitasi perubahan . Secara umum, e-learning dapat didefinisikan sebagai pembelajaran yang disampaikan melalui media elektronik termasuk,  internet, intranet, extranet, satelit, audio/video tape, TV interaktif, dan CD ROM (Govindasamy, 2002). Menurut Kirkpatrick (2001), e-learning telah mendorong demokratisasi pengajaran dan proses pembelajaran dengan memberikan kendali yang lebih besar dalam pembelajaran kepada siswa. Hal ini sangat sesuai dengan prinsip penyelengaraan pendidikan nasional seperti termaktub dalam pasal 4 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa “ Pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi  manusia, nilai keagamaa, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa”.</p>
<p>Kendala Penerapan Teknologi Informasi di Indonesia adalah kurangnya peran pemerintah. Penyebab utamanya adalah kurangnya ktersediaan sumber daya manusia, proses transformasi teknologi, infrastruktur teknologi, infrastruktur telekomunikasi dan perangkat hukum yang mengaturnya seperti cyberlaw belum diterapkan pada dunia hukum di Indonesia. Selain itu pengadaan infrastruktur teknologi dan telekomunikasi yang kurang.</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li><strong>III. </strong><strong>PENUTUP</strong></li>
</ol>
<p>Penyelenggaraan pendidikan nasional bagi masyarakat yang bersifat konvensional, mengalami banyak kendala ketike dituntut untuk memberikan pelayanannya bagi masyarakat luas yang tersebar di seluruh nusantara. Kendala tersebut adalah keterbatasan finansial, jauhnya lokasi, dan keterbatasan jumlah institusi. Sementara saat ini telah berkembang teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kendala tersebut. Untuk itu, sudah saatnya teknologi informasi dimanfaatkan secara optimal dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia ini. Sehubung dimasa depan pendidikan akan menghadapi persaingan global yang sangat ketat. Upaya memenangkan (paling tidak) dapat ikut bermain dalam dinamika global membutuhkan prasyaratkekuatan kepercayaan diri  dan kemandirian di dalam. Sistem kognitif yang diorientasikan kemasa depan mengharuskan adanya kontrak dan proaktif (ekspansi) dalam menggali peluang-peluang bekerjasama. Ada pepatah yang mengatakan public or perish. Artinya siapa yang kuat mengikuti perkembangan globalisai dia akan menang, tapi jika lemah menghadapi perkembangan globalisasi dia akan lenyap.</p>
<p align="center"><strong>DAFTAR PUSTAKA</strong><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p>Reformasi Pendidikan (artikel). Diakses tanggal 27 April 2009, dari <a href="http://www.goecities.com/pakguru/online/wacana">http://www.goecities.com/pakguru/online/wacana</a>.</p>
<p>Peran Teknologi Informasi dalam dunia pendidikan (artikel). Diakses tanggal 27 April 2009, dari <a href="http://www.articlesnatch.com/searchresult/technology/2">http://www.articlesnatch.com/searchresult/technology/2</a></p>
<p>Pendidikan Berwawasan Global (artikel). Diakses Tanggal 26 April 2009, dari <a href="http://www.geocities.com/pakguruonline/paradigma_pdd_ms_depn">http://www.geocities.com/pakguruonline/paradigma_pdd_ms_depn</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kangumam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kangumam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kangumam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kangumam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kangumam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kangumam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kangumam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kangumam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kangumam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kangumam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kangumam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kangumam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kangumam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kangumam.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangumam.wordpress.com&amp;blog=9944760&amp;post=16&amp;subd=kangumam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangumam.wordpress.com/2009/10/23/16/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a37dc320f21d79fa06ddc6841e31463a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kangumam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kotibul Umam</title>
		<link>http://kangumam.wordpress.com/2009/10/23/kotibul-umam-2/</link>
		<comments>http://kangumam.wordpress.com/2009/10/23/kotibul-umam-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 03:28:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kangumam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Jaringan Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[mas-umam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangumam.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[TEKNOLOGI JARINGAN KOMPUTER Oleh : Kotibul Umam (07140018) A. Pendahuluan Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini. Hampir di setiap perusahaan terdapat jaringan komputer untuk memperlancar arus informasi di dalam perusahaan tersebut. Internet yang mulai populer saat ini adalah suatu jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan komputer yang terhubung dan           dapat   saling berinteraksi. Hal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangumam.wordpress.com&amp;blog=9944760&amp;post=11&amp;subd=kangumam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>T</strong><strong>E</strong><strong>KNOLOGI JARINGAN KOMPUTER</strong></p>
<p align="center">
<p align="center">Oleh : Kotibul Umam (07140018)</p>
<p align="center">
<ol>
<li><strong>A. </strong><strong>P</strong><strong>e</strong><strong>ndahuluan</strong></li>
</ol>
<p>Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini. Hampir di setiap perusahaan terdapat jaringan komputer untuk memperlancar arus informasi di dalam perusahaan tersebut. Internet yang mulai populer saat ini adalah suatu jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan komputer yang terhubung dan           dapat   saling berinteraksi. Hal ini dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat, sehingga dalam beberapa tahun saja jumlah pengguna jaringan komputer yang tergabung dalam Internet berlipat ganda.</p>
<ol>
<li><strong>B. </strong><strong>Jaringan komputer</strong></li>
</ol>
<ol>
<li><strong>1. </strong><strong><em>P</em></strong><strong><em>engertian</em></strong></li>
</ol>
<p>Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan  lainnya  yang  terhubung.  Informasi  dan  data  bergerak  melalui kabel-kabel  sehingga  memungkinkan  pengguna  jaringan  komputer  dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama  sama  menggunakan  hardware/software  yang  terhubung  dengan jaringan.  Tiap  komputer,  printer  atau  periferal  yang  terhubung  dengan jaringan  disebut  <strong>node</strong>.  Sebuah  jaringan  komputer  dapat  memiliki  dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.</p>
<p>Sebuah  jaringan  biasanya terdiri  dari  2  atau  lebih  komputer  yang saling  berhubungan  diantara  satu  dengan  yang  lain,  dan  saling  berbagi sumber daya misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan  untuk  saling  berkomunikasi  secara  elektronik.  Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.</p>
<ol>
<li><strong>2. </strong><strong><em>Jenis-Jenis jaringan</em></strong></li>
</ol>
<p><em>Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu :</em></p>
<ol>
<li>Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.</li>
</ol>
<p>Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi.</p>
<p>Beberapa  model  konfigurasi  LAN,  satu   komputer  biasanya  di jadikan  sebuah  <em>file  server</em>. Yang  mana digunakan  untuk  menyimpan perangkat  lunak  (<em>software</em>) yang  mengatur  aktifitas  jaringan,  ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer- komputer yang  terhubung  ke dalam network. Komputer-komputer yang  terhubung ke dalam jaringan (<em>network</em>) itu  biasanya  disebut dengan <em>workstation. </em>Biasanya kemampuan <em>workstation </em>lebih di bawah dari <em>file server </em>dan  mempunyai  aplikasi  lain  di dalam  harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel  untuk  menghubungkan  antara  satu  komputer  dengan  komputer lainnya.</p>
<ol>
<li>Metropolitan Area Network (MAN)/Jaringan area Metropolitan Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya  antar  wilayah  dalam  satu propinsi. Dalam  hal  ini  jaringan menghubungkan   beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana beberapa  kantor  cabang  sebuah  Bank  di  dalam  sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BNI yang ada di seluruh wilayah Ujung Pandang atau Surabaya.</li>
</ol>
<ol>
<li>Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar</li>
</ol>
<p>Wide  Area  Networks  (WAN)  adalah  jaringan  yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain.</p>
<p>Menggunakan  sarana  WAN,  Sebuah  Bank  yang  ada di  Bandung bisa  menghubungi  kantor  cabangnya  yang ada  di  Hongkong,  hanya dalam beberapa menit.Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN  dan  WAN  ke dalam  Komunikasi  Global  seperti  Internet.  Tapi bagaimanapun   juga   antara   LAN, MAN dan WAN  tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda satu diantara yang lainnya.</p>
<ol>
<li><strong>3. </strong><strong><em>Protokol</em></strong></li>
</ol>
<p>Protokol  adalah aturan-aturan  main  yang  mengatur  komunikasi diantara beberapa komputer di dalam sebuah jaringan, aturan itu termasuk di dalamnya petunjuk yang berlaku bagi cara-cara atau metode mengakses sebuah jaringan, topologi fisik, tipe-tipe kabel dan kecepatan transfer data.</p>
<p>Protokol-Protokol yang dikenal adalah sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>Ethernet</li>
<li>Local Talk</li>
<li>Token Ring</li>
<li>FDDI</li>
<li>ATM</li>
</ul>
<p><strong>Ethernet</strong></p>
<p>Protocol   Ethernet   sejauh   ini   adalah   yang   paling banyak   digunakan, Ethernet  menggunakan  metode  akses  yang  disebut  CSMA/CD  <em>(</em><em>Carrier  Sense Multiple   Access/Collision Detection)</em>.   Sistem   ini   menjelaskan   bahwa   setiap komputer  memperhatikan kedalam  kabel  dari  network  sebelum mengirimkan sesuatu ke dalamnya. Jika dalam jaringan tidak ada aktifitas atau bersih komputer akan mentransmisikan data, jika ada transmisi lain di dalam  kabel, komputer akan menunggu dan   akan   mencoba   kembali   transmisi   jika   jaringan   telah bersih. kadangkala dua buah komputer melakukan transmisi pada saat yang sama, ketika hal  ini  terjadi,  masing-masing komputer  akan  mundur  dan   akan  menunggu kesempatan secara acak untuk mentransmisikan data kembali. metode ini dikenal dengan   koalisi,   dan   tidak   akan   berpengaruh   pada   kecepatan   transmisi   dari network.</p>
<p>Protokol Ethernet  dapat digunakan  untuk pada  model  jaringan  Garis lurus  Bintang, atau Pohon Data  dapat  ditransmisikan  melewati  kabel  twisted pair, koaksial, ataupun kabel fiber optic pada kecepatan 10 Mbps.</p>
<p align="center">
<p><strong>LocalTalk</strong></p>
<p>LocalTalk adalah sebuh protokol network yang di kembangkan oleh Apple Computer, Inc. untuk mesin-mesin komputer Macintosh . Metode yang digunakan oleh LocalTalk adalah CSMA/CA <em>(Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance)</em>.  Hampir  sama  dengan  CSMA/CD..  Adapter  LocalTalk  dan  cable twisted  pair  khusus  dapat  digunakan  untuk  menghubungkan  beberapa  komputer melewati  port  serial.  Sistem  Operasi  Macintosh  memungkinkan  koneksi  secara jaringan peer-to-peer  tanpa membutuhkan tambahan aplikasi khusus</p>
<p>Protokol  LocalTalk  dapat  digunakan  untuk  model  jaringan  Garis  Lurus  , Bintang  ,  ataupun  model  Pohon  dengan  menggunakan  kabel  twisted  pair  . Kekurangan  yang  paling   mencolok  yaitu  kecepatan   transmisinya.  Kecepatan transmisinya hanya  230 Kbps.</p>
<p><strong>Token Ring</strong></p>
<p>Protokol  Token  di  kembangkan  oleh  IBM pada pertengahan  tahun 1980. Metode Aksesnya melalui lewatnya sebuah token dalam sebuah lingkaran seperti Cincin  .  Dalam  lingkaran  token,  komputer-komputer  dihubungkan  satu  dengan yang lainnya seperti sebuah cincin. Sebuah Sinyal token bergerak berputar dalam sebuah   lingkaran   (cincin)   dalam   sebuah   jaringan   dan   bergerak   dari   sebuah komputer-menuju  ke  komputer  berikutnya,  jika  pada  persinggahan  di  salah  satu komputer ternyata ada data yang ingin ditransmisikan, token akan mengangkutnya ke  tempat  dimana  data  itu  ingin  ditujukan,  token  bergerak  terus  untuk  saling mengkoneksikan diantara masing-masing komputer.</p>
<p align="center">
<p>Protokol Token Ring membutuhkan model   jaringan Bintang   dengan menggunakan  kabel  twisted  pair  atau  kabel  fiber  optic  .  Dan  dapat  melakukan kecepatan  transmisi  4  Mbps  ataun 16  Mbps. Sejalan  dengan  perkembangan Ethernet,  penggunaan Token Ring makin berkurang sampai sekarang.</p>
<p><strong>FDDI</strong></p>
<p><em> Fiber Distributed Data Interface </em>(FDDI) adalah sebuah Protokol jaringan yang menghubungkan antara dua atau lebih jaringan bahkan pada jarak yang jauh.</p>
<p>Metode  aksesnyayang  digunakan  oleh   FDDI  adalah   model   token   .   FDDI menggunakan  dua  buah  topologi  ring  secara  fisik.  Proses  transmisi  baiasanya menggunakan  satu  buah  ring,  namun  jika  ada  masalah  ditemukan  akan  secara otomatis menggunakan ring yang kedua.</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="229" height="2"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="center">Menggunakan fiber optic cable pada kecepatan 100 Mbps.</p>
<p align="center">Sebuah keuntungan dari FDDI adalah kecepatan dengan</p>
<p><strong>ATM</strong></p>
<p>ATM  adalah  singkatan  dari   <em>Asynchronous  Transfer  Mode </em>(ATM)  yaitu sebuah protokol jaringan   yang mentransmisikan pada kecepatan 155 Mbps atau lebih . ATM mentarnsmisikan data kedalam satu paket dimana pada protokol yang lain  mentransfer  pada  besar-kecilnya  paket.  ATM  mendukung  variasi  media seperti video, CD-audio, dan gambar. ATM bekerja pada model topologi Bintang, dengan menggunakan Kabel fiber optic ataupun kabel twisted pair . ATM pada umumnya digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih LAN . dia juga banyak dipakai  oleh  <em>Internet  Service  Providers </em>(ISP)  untuk  meningkatkan  kecepatan akses Internet untuk klien mereka.</p>
<ol>
<li><strong><em>4. </em></strong><strong><em>P</em></strong><strong><em>erangkat keras yang diperlukan</em></strong></li>
</ol>
<p>Perangkat keras yang dibutuhkan untuk membangun sebuah jaringan komputer yaitu : Komputer, Card Network, Hub, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan koneksi jaringan seperti: Printer, CDROM, Scanner, Bridges,  Router  dan  lainnya yang dibutuhkan  untuk  process transformasi data didalam jaringan.</p>
<p align="center">
<p>ü  File Servers</p>
<p>ü  Workstations</p>
<p>ü  Network Interface Cards</p>
<p>ü  Concentrators/Hubs</p>
<p>ü  Repeaters</p>
<p>ü  Bridges</p>
<p>ü  Routers</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>File Servers</strong></p>
<p>Sebuah file server merupakan jantungnya kebayakan  Jaringan, merupakan komputer  yang  sangat  cepat,  mempunyai  memori  yang  besar,  harddisk  yang memiliki  kapasitas  besar,  dengan  kartu  jaringan  yang  cepat.  Sistem  operasi jaringan  tersimpan  disini,  juga  termasuk  didalamnya  beberapa  aplikasi  dan  data yang dibutuhkan untuk jaringan.</p>
<p>Sebuah file server bertugas mengontrol komunikasi dan informasi diantara node/komponen dalam suatu jaringan. Sebagai contoh mengelola pengiriman file database atau pengolah kata dari workstation atau salah satu node, ke node yang lain,   atau   menerima   email   pada   saat   yang   bersamaan   dengan   tugas   yang lain&#8230;.terlihat bahwa tugas file server sangat kompleks, dia juga harus menyimpan informasi  dan  membaginya  secara  cepat.  Sehingga  minimal  sebuah  file  server mempunyai beberpa karakter seperti tersebut di bawah ini :</p>
<p>  Processor  minimal  166  megahertz  atau  processor  yang  lebih  cepat  lagi</p>
<p>(Pentium Pro, Pentium II, PowerPC).</p>
<p>  Sebuah Harddisk yang cepat dan berkapasitas besar atau kurang lebih 10</p>
<p>GB</p>
<p>  Sebuah RAID (Redundant Array of Inexpensive Disks).</p>
<p>  Sebuah tape untuk back up data (contohnya .  DAT, JAZ, Zip,  atau   CD- RW )</p>
<p>  Mempunyai banyak port network</p>
<p>  Kartu jaringan yang cepat dan Reliabilitas</p>
<p>  Kurang lebih 32 MB memori</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Workstations</strong></p>
<p>Keseluruhan  komputer  yang  terhubung  ke  file  server  dalam  jaringan disebut  sebagai  workstation.  Sebuah  workstation  minimal  mempunyai  ;  Kartu jaringan,  Aplikasi  jaringan  (sofware  jaringan),  kabel  untuk  menghubungkan  ke jaringan, biasanya sebuah workstation  tidak begitu membutuhkan  Floppy karena data yang ingin di simpan bisa dan dapat diletakkan di file server. Hampir semua jenis komputer dapat digunakan sebagai komputer workstation.</p>
<p><strong>Network Interface Cards (NIC) atau  Kartu Jaringan</strong></p>
<p>Kartu  Jaringan  (NIC)  merupakan  perangkat  yang  menyediakan  media untuk menghubungkan antara komputer, kebanyakan kartu jaringan adalah kartu inernal, yaitu kartu jaringan yang di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer. Beberapa  komputer  seperti  komputer  MAC,  menggunakan  sebuah  kotak  khusus yang  ditancapkan  ke  port  serial  atau  SCSI  port  komputernya.  Pada  komputer notebook ada slot untuk kartu jaringan yang biasa disebut PCMCIA slot.</p>
<p>Kartu  jaringan  yang  banyak  terpakai  saat  ini  adalah  :  kartu  jaringan Ethernet,  LocalTalk  konektor,  dan  kartu  jaringan  Token  Ring.  Yang  saat  ini populer digunakan adalah Ethernet, lalu diikuti oleh Token Ring, dan LocalTalk,</p>
<p><strong>Ethernet Card / Kartu Jaringan Ethernet</strong></p>
<p>Kartu jaringan Ethernet biasanya dibeli terpisah dengan komputer, kecuali seperti  komputer  Macintosh  yang  sudah  mengikutkan  kartu  jaringan  ethernet didalamnya.  kartu  Jaringan  ethernet  umumnya  telah  menyediakan  port  koneksi untuk  kabel  Koaksial  ataupun  kabel  twisted  pair,  jika  didesain  untuk  kabel koaksial konenektorya adalah BNC, dan apabila didesain untuk kabel twisted pair maka akan punya konektor RJ-45. Beberapa kartu jaringan ethernet kadang juga punya   konektor   AUI.   Semua   itu   di   koneksikan   dengan   koaksial,   twisted pair,ataupun dengan kabel fiber optik.</p>
<p align="center">
<p align="center">Gambar Kartu Jaringan Ethernet</p>
<p>Dari Atas Ke Bawah : konektor RJ-45, konektor AUI, dan konektor BNC</p>
<p><strong>LocalTalk Connectors/Konektor LocalTalk</strong></p>
<p>LocalTalk adalah kartu jaringan buat komputer  macintosh, ini menggunakan  sebuah  kotak  adapter  khusus  dan  kabel  yang  terpasang  ke  Port untukprinter.Kekurangan dari LocalTalk dibandingkan Ethernet adalah kecepatan laju transfer datanya, Ethernet bi Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini. Hampir di setiap perusahaan terdapat jaringan komputer untuk memperlancar arus  informasi  di dalam perudahaan  tersebut.  Internet yang mulai populer saat ini adalah suatu jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan jaringan komputer yang terhubungan dan dapat saling berinteraksi. Hal ini dapat terjadi   karena   adanya   perkembangan   teknologi   jaringan   yang   sangat   pesat, sehingga  dalam  beberapa  tahun  saja  jumlah  pengguna  jaringan  komputer  yang tergabung dalam Internet berlipat ganda.asanya dapat sampai 10 Mbps, sedangkan LocalTalk hanya dapat  beroperasi  pada kecepatan  230  Kbps atau setara dengan 0.23 Mps.</p>
<p><strong>Token Ring Cards</strong></p>
<p>Kartu jaringan Token Ring terlihat hampir sama dengan Kartu jaringan Ethernet. Satu  perbedaannya  adalah  tipe  konektor  di  belakang  KArtu  jaringannya,  Token Ring  umumnya  mempunyai  tipe  konektor  9  Pin  DIN  yang  menyambung  Kartu jaringan ke Kabel Networ</p>
<p><strong>Hub/Konsentrator</strong></p>
<p align="center">
<p>Sebuah Konsentrator/Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel network  dari  tiap-tiap  workstation,  server  atau  perangkat  lain.  Dalam  topologi Bintang, kabel twisted pair datang dari sebuah workstation masuk kedalam  hub. Hub  mempunyai  banyak  slot  concentrator  yang  mana  dapat  dipasang  menurut nomor port dari card yang dituju.</p>
<p>Ciri-ciri yang dimiliki Konsentrator adalah :</p>
<p>  Biasanya terdiri dari 8, 12, atau  24 port RJ-45</p>
<p>  Digunakan pada topologi Bintang/Star</p>
<p>  Biasanya di jual dengan aplikasi khusus yaitu  aplikasi yang mengatur manjemen port tersebut.</p>
<p>  Biasanya disebut hub</p>
<p>  Biasanya di pasang pada rak khusus, yang didalamnya ada Bridges, router</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Repeaters</strong></p>
<p align="center">
<p>Contoh  yang  paling  mudah  adalah  pada  sebuah  LAN  menggunakan  topologi Bintang  dengan  menggunakan  kabel  unshielded  twisted  pair.  Dimana  diketahui panjang maksimal untuk sebuah kabel unshileded twisted pair adalah 100 meter, maka  untuk  menguatkan  sinyal  dari  kabel  tersebut  dipasanglah  sebuah  repeater pada jaringan tersebut.</p>
<p><strong>Bridges / Jembatan</strong></p>
<p>Adalah sebuah perangkat  yang membagi satu buah jaringan kedalam dua buah  jaringan,  ini  digunakan  untuk  mendapatkan  jaringan  yang  efisien,  dimana kadang pertumbuhan network sangat cepat makanya di perlukan jembatan untuk itu.  Kebanyakan  Bridges  dapat  mengetahui  masing-masing  alamat  dari  tiap-tiap segmen  komputer  pada  jaringan  sebelahnya dan  juga  pada  jaringan  yang lain  di sebelahnya  pula.  Diibaratkan  bahwa  Bridges  ini  seperti  polisi  lalu  lintas  yang mengatur  di  persimpangan  jalan  pada  saat  jam-jam  sibuk.  Dia  mengatur  agar informasi di antara kedua sisi network tetap jalan dengan baik dan teratur. Bridges juga  dapat  di  gunakan  untuk  mengkoneksi  diantara  network  yang  menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.</p>
<p><strong>Routers</strong></p>
<p>Sebuah  Router  mengartikan  informaari  dari  satu  jaringan  ke  jaringan  yang  lain, dia hampir sama  dengan Bridge namun  agak pintar  sedikit, router  akan  mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasakan atas alamat tujuan dan alamat asal.</p>
<p>Sementara  Bridges dapat mengetahui alamat masing-masing komputer di masing-masing  sisi  jaringan,  router  mengetahui  alamat  komputerr,  bridges  dan router  lainnya.  router  dapat  mengetahui  keseluruhan  jaringan  melihat  sisi  mana yang paling sibuk dan dia bisa menarik data dari sisi yang sibuk tersebut sampai sisi tersebut bersih.</p>
<p>Jika sebuah perusahaan mempunyai LAN dan menginginkan terkoneksi ke Internet,merekaharus membeli router. Ini berarti sebuah router dapat menterjemahkan  informasi  diantara  LAN  anda  dan  Internet.  ini  juga  berarti mencarikan alternatif jalur yang terbaik untuk mengirimkan   data   melewati internet.</p>
<p>Ini berarti Router itu :</p>
<p>  Mengatur jalur sinyal secara effisien</p>
<p>  Mengatur Pesan diantara dua buah protocol</p>
<p>  Mengatur Pesan diantara topologi jaringan  linear Bus dan  Bintang(star)</p>
<p>  Mengatur Pesan diantara melewati Kabel Fiber optic, kabel koaaksialm atau kabel twisted pair</p>
<ol>
<li><strong><em>5. </em></strong><strong><em>Topologi/Bentuk Jaringan</em></strong></li>
</ol>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p>Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah node atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan. Topologi jaringan yang umum dipakai adalah : Mess, Bintang (Star), Bus, Tree, dan Cincin</p>
<p>(Ring).</p>
<p align="center">
<ol>
<li><strong>Topologi Jaringan Mesh</strong></li>
</ol>
<p>Topologi  jaringan  ini  menerapkan  hubungan  antar  sentral  secara  penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah  sentral  dikurangi 1  (n-1,  n  =  jumlah  sentral).  Tingkat  kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan  demikian  disamping  kurang  ekonomis  juga  relatif  mahal  dalam pengoperasiannya.</p>
<ol>
<li><strong>Topologi Jaringan Bintang (Star)</strong></li>
</ol>
<p>Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai sentral pusat.  Bila  dibandingkan  dengan  sistem  mesh,  sistem  ini  mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi lebih  ekonomis,  tetapi  beban  yang  dipikul  sentral  pusat  cukup  berat. Dengan  demikian  kemungkinan  tingkat  kerusakan  atau  gangguan  dari sentral ini lebih besar.</p>
<ol>
<li><strong>T</strong><strong>opologi Jaringan Bus</strong></li>
</ol>
<p>Pada  topologi  ini   semua  sentral   dihubungkan   secara  langsung  pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda  sekali  dengan  yang  terjadi  pada  topologi  jaringan  mesh  atau bintang,  yang  pada  kedua  sistem  tersebut  dapat  dilakukan  komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan.</p>
<p>topologi  jaringan  bus  tidak  umum  digunakan  untuk  interkoneksi  antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.</p>
<ol>
<li><strong>Topologi Jaringan Pohon (Tree)</strong></li>
</ol>
<p>Topologi  jaringan  ini  disebut  juga  sebagai  topologi  jaringan  bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi  yang  rendah  dan  semakin  keatas  mempunyai  hirarki  semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .</p>
<ol>
<li><strong>T</strong><strong>opologi Jaringan Cincin (Ring)</strong></li>
</ol>
<p>Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam  sistem  ini  setiap  sentral  harus  dirancang  agar  dapat  berinteraksi dengan  sentral  yang  berdekatan  maupun  berjauhan.  Dengan  demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral.</p>
<p>Keuntungan  dari  topologi  jaringan  ini  antara  lain  :  tingkat  kerumitan jaringan rendah (sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu  sentral  maka  aliran  trafik  dapat  dilewatkan  pada  arah  lain  dalam sistem. Yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer adalah jaringan</p>
<p>bertipe bus dan pohon (tree), hal ini karena alasan kerumitan, kemudahan instalasi dan pemeliharaan serta harga yang harus dibayar. Tapi hanya jaringan bertipe pohon (tree) saja yang diakui kehandalannya karena  putusnya salah  satu  kabel  pada  client,  tidak  akan  mempengaruhi hubungan client yang lain.</p>
<p align="center">
<p align="center"><strong>DAFTAR PUSTAKA</strong></p>
<ul>
<li>http://www.ai3.itb.ac.id/Tutorial/LAN.html</li>
<li>http://www.w3.org/TR/REC-html40</li>
<li><a href="http://sunsite.ui.ac.id/student/ristek/sig/infosys/artikel/artikel3/protokol1.htm">http://sunsite.ui.ac.id/student/ristek/sig/infosys/artikel/artikel3/protokol1.htm</a></li>
<li>http://www.masjidku.tk/Dian Ardiyansah/yaquts@yahoo.com</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kangumam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kangumam.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kangumam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kangumam.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kangumam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kangumam.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kangumam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kangumam.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kangumam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kangumam.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kangumam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kangumam.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kangumam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kangumam.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangumam.wordpress.com&amp;blog=9944760&amp;post=11&amp;subd=kangumam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangumam.wordpress.com/2009/10/23/kotibul-umam-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a37dc320f21d79fa06ddc6841e31463a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kangumam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kotibul Umam</title>
		<link>http://kangumam.wordpress.com/2009/10/22/kotibul-umam/</link>
		<comments>http://kangumam.wordpress.com/2009/10/22/kotibul-umam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 16:26:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kangumam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Digital Library]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangumam.wordpress.com/2009/10/22/kotibul-umam/</guid>
		<description><![CDATA[DIGITAL LIBRARY DAN SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN DALAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI INFORMASI Oleh: Kotibul Umam (07140018) Abstrak: Perkembangan dunia perpustakaan, dari segi data dan dokumen yang disimpan, dimulai dari perpustakaan tradisional yang hanya terdiri dari kumpulan koleksi buku tanpa katalog kemudian muncul perpustakaan semi modern yang menggunakan katalog (index). Perkembangan mutakhir adalah munculnya perpustakaan digital (digital library) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangumam.wordpress.com&amp;blog=9944760&amp;post=7&amp;subd=kangumam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>DIGITAL LIBRARY DAN SISTEM OTOMASI  PERPUSTAKAAN DALAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI INFORMASI</strong></p>
<p style="text-align:center;"><em>Oleh: Kotibul Umam (07140018)</em></p>
<p style="text-align:left;">Abstrak: Perkembangan dunia perpustakaan, dari segi data dan dokumen  yang disimpan, dimulai dari perpustakaan tradisional yang hanya terdiri dari kumpulan koleksi buku tanpa katalog kemudian muncul perpustakaan semi modern yang menggunakan katalog (index). Perkembangan mutakhir adalah munculnya perpustakaan digital (digital library) yang memiliki keunggulan dalam kecepatan pengaksesan karena berorientasi ke data digital dan media jaringan komputer (internet). Di sisi lain, dari segi manajemen (teknik pengelolaan), dengan semakin kompleksnya koleksi perpustakaan, saat ini muncul kebutuhan akan penggunaan teknologi informasi untuk otomatisasi business process di perpustakaan. Sistem yang dikembangkan kemudian terkenal dengan sebutan sistem otomasi perpustakaan (library  automation system). Makalah ini menguraikan tentang pemanfaatan teknologi informasi, khususnya dalam pengelolaan data elektronik dan sistem otomasi perpustakaan dari berbagai sudut pandang.</p>
<p style="text-align:center;">PENDAHULUAN</p>
<p style="text-align:left;">1.Perkembangan Perpustakaan dan Teknologi Informasi Dunia perpustakaan semakin hari semakin berkembang dan bergerak ke depan. Perkembangan dunia perpustakaan ini didukung oleh perkembangan teknologi informasi dan pemanfaatannya yang telah merambah ke berbagai bidang. Hingga saat ini tercatat beberapa masalah di dunia perpustakaan yang dicoba didekati  dengan menggunakan teknologi informasi. Dari segi data dan dokumen yang disimpan di perpustakaan, dimulai dari perpustakaan tradisional yang hanya terdiri dari kumpulan koleksi  buku tanpa katalog, kemudian muncul perpustakaan semi modern yang menggunakan katalog (index). Katalog mengalami metamorfosa menjadi katalog elektronik yang lebih mudah dan cepat dalam pencarian kembali  koleksi yang disimpan  di  perpustakaan. Koleksi  perpustakaan juga mulai dialihmediakan ke bentuk elektronik yang lebih tidak  memakan  tempat dan mudah ditemukan kembali. Ini adalah perkembangan mutakhir dari perpustakaan, yaitu dengan munculnya perpustakaan digital (digital library) yang memiliki keunggulan dalam kecepatan pengaksesan karena berorientasi ke data digital dan media jaringan komputer (internet). Di sisi lain, dari segi manajemen (teknik pengelolaan), dengan semakin kompleksnya koleksi perpustakaan, data peminjam, transaksi dan sirkulasi koleksi perpustakaan, saat ini muncul kebutuhan akan penggunaan teknologi informasi untuk otomatisasi business process di perpustakaan. Sistem yang dikembangkan dengan pemikiran dasar bagaimana kita melakukan otomatisasi terhadap berbagai business process di perpustakaan, kemudian terkenal dengan sebutan sistem otomasi perpustakaan (library automation system).</p>
<p style="text-align:left;">2.	Pengelolaan Dokumen Elektronik Pengelolaan dokumen elektronik memerlukan teknik khusus yang memiliki perbedaan dengan pengelolaan dokumen tercetak. Proses pengelolaan dokumen elektronik melewati beberapa tahapan, yang dapat kita rangkumkan dalam proses digitalisasi, penyimpanan dan pengaksesan/temu kembali dokumen Pengelolaan dokumen elektronik yang baik dan terstruktur adalah bekal penting dalam pembangunan sistem perpustakaan digital (digital library).</p>
<p style="text-align:left;">2.1 Proses Digitalisasi Dokumen Proses perubahan dari dokumen tercetak (printed  document) menjadi dokumen elektronik sering disebut dengan proses digitalisasi dokumen. Dokumen  mentah (jurnal,  prosiding, buku,  majalah,  dsb) diproses dengan sebuah alat (scanner) untuk menghasilkan doumen elektronik. Proses digitalisasi dokumen ini tentu tidak diperlukan lagi apabila dokumen elektronik sudah  menjadi standar dalam proses dokumentasi sebuah organisasi.</p>
<p style="text-align:left;">2.2 Proses Penyimpanan Pada tahap ini dilakukan proses penyimpanan dimana termasuk didalamnya adalah pemasukan data (data entry), editing, pembuatan indeks dan klasifikasi berdasarkan subjek dari dokumen. Klasifikasi bisa menggunakan UDC (Universal Decimal Classification) atau DDC (Dewey Decimal Classfication) yang banyak digunakan di perpustakaan-perpustakaan di Indonesia. Ada dua pendekatan dalam proses penyimpanan, yaitu pendekatan basis file (file base approach)  dan   pendekatan  basis   data  (database  approach). Masing-masing pendekatan  memiliki  kelebihan  dan  kelemahan  (Table  1),  dan  kita  dapat  memilih pendekatan mana yang akan kita gunakan berdasarkan kebutuhan. FileBase Approach	Database Approach Data duplication	Data sharing and no duplication Data dependence	Data independence Incompatible file format	Compatible file format Simple	Complex Table 1: Perbedaan Antara File Base Approach dan Database Approach</p>
<p style="text-align:left;">2.3 Proses Pengaksesan dan Pencarian Kembali Dokumen Inti dari proses ini adalah bagaimana kita dapat melakukan pencarian kembali terhadap dokumen yang telah kita simpan. Metode pengaksesan dan pencarian kembali dokumen akan  mengikuti pendekatan proses penyimpanan  yang kita pilih. Pendekatan database membuat proses ini lebih fleksibel dan efektif dilakukan, terutama untuk penyimpanan data sekala  besar. Disisi lain, kelemahannya  adalah relatif  lebih rumitnya sistem  dan proses yang harus kita lakukan. Karena sifat pendekatan database yang memiliki kebebasan terhadap data  (data  independence),  dengan  data  yang  sama  kita  bisa  membuat  interface  ke berbagai aplikasi lain baik yang berbasis standalone maupun web.</p>
<p style="text-align:left;">3.	Pengembangan  Sistem  Otomasi  Perpustakaan  Berdasar  Business Process di Perpustakaan Sistem otomasi perpustakaan yang  kita  kembangkan  harus  berdasarkan kepada proses bisnis  (business  process) sebenarnya  yang  ada  di  perpustakaan  kita.  Prosentase kegagalan implementasi suatu sistem dikarenakan sistem dikembangkan bukan berdasarkan kebutuhan dan proses bisnis yang ada di organisasi yang akan menggunakan sistem tersebut. Sistem  otomasi  perpustakaan  yang  baik  adalah  yang  terintegrasi,  mulai  dari sistem pengadaan bahan pustaka, pengolahan bahan pustaka, sistem pencarian kembali bahan pustaka, sistem sirkulasi, membership, pengaturan denda keterlambatan pengembalian, dan sistem  reporting  aktifitas  perpustakaan dengan berbagai parameter pilihan. Lebih sempurna lagi  apabila sistem otomasi perpustakaan dilengkapi  dengan barcoding,  dan mekanisme pengaksesan data berbasis web dan internet. Berikut adalah salah  satu  contoh sistem  otomasi perpustakaan dengan  fitur-fitur yang mengakomodasi  kebutuhan perpustakaan secara lengkap, dari  pengadaan,  pengolahan, penelusuran, serta manajemen anggota dan sirkulasi. Diharapkan  contoh sistem yang ditampilkan dapat dijadikan studi kasus dalam pengembangan sistem otomasi perpustakaan lebih lanjut.</p>
<p style="text-align:left;">3.1 Otentikasi Sistem Sistem akan melakukan pengecekan apakah username dan password yang dimasukkan adalah  sesuai   dengan yang ada  di database. Kemudian  juga mengatur  tampilan berdasarkan previlege  pemilik account,  apakah dia  sebagai pengguna atau admin  dari sistem.</p>
<p style="text-align:left;">3.2 Menu Utama Menampilkan  berbagai  menu pengadaan,  pengolahan,  penelusuran,  anggota  dan sirkulasi, katalog peraturan, administrasi dan security. Menu ini dapat di setting untuk menampilkan  menu sesuai dengan hak akses user (previlege),  misal kita bisa hanya mengaktifkan menu penelusuran untuk pengguna umum, dsb.</p>
<p style="text-align:left;">3.3 Administrasi, Security dan Pembatasan Akses Fitur ini  mengakomodasi  fungsi untuk  menangani  pembatasan dan  wewenang user, mengelompokkan  user,  dan  memberi  user  id  serta  password.  Juga  mengelola  dan mengembangkan serta mengatur sendiri akses menu yang diinginkan.</p>
<p style="text-align:left;">3.4 Pengadaan Bahan Pustaka Fitur   ini   mengakomodasi   fungsi   untuk   pencatatan   permintaan,  pemesanan dan pembayaran bahan pustaka, serta penerimaan dan laporan (reporting) proses pengadaan.</p>
<p style="text-align:left;">3.5 Pengolahan Bahan Pustaka 	Fitur ini mengakomodasi proses pemasukkan data buku/majalah ke database, penelusuran status buku yang diproses, pemasukkan cover buku/nomer barcode, pencetakan kartu katalog, label barcode, dan nomor punggung buku (call number).</p>
<p style="text-align:left;">3.6 Penelusuran Bahan Pustaka Penelusuran atau pencarian kembali koleksi yang telah disimpan adalah suatu hal yang penting dalam dunia perpustakaan. Fitur ini harus mengakomidasi penelusuran melalui pengarang, judul, penerbit, subyek, tahun terbit, dsb.</p>
<p style="text-align:left;">3.7 Manajemen Anggota dan Sirkulasi Ini termasuk jantungnya sistem otomasi  perpustakaan,  karena sesungguhnya disinilah banyak kegiatan manual yang digantikan oleh komputer dengan jalan mengotomasinya. Didalamnya   terdapat  berbagai  fitur  diantaranya:  pemasukkan  dan   pencarian  data anggota   perpustakaan,   pencatatan   peminjaman   dan   pengembalian   buku   (dengan teknologi   barcoding),  penghitungan  denda  keterlambatan   pengembalian  buku,   dan pemesanan peminjaman buku.</p>
<p style="text-align:left;">3.8 Pelaporan (Reporting) Sistem reporting yang memudahkan pengelola perpustakaan untuk bekerja lebih cepat., dimana  laporan  dan  rekap  dapat  dibuat  secara  otomatis,  sesuai  dengan  parameter- parameter  yang  dapat   kita   atur.  Sangat   membantu   dalam  proses   analisa   aktifitas perpustakaan, misalnya  kita  tidak perlu  lagi  membuka ribuan  transaksi secara  manual untuk   melihat  transaksi  peminjaman  koleksi  dalam  satu   kategori,   atau  mengecek aktifitas seorang pengguna perpustakaan dalam 1 tahun.</p>
<p style="text-align:center;">PENUTUP</p>
<p style="text-align:left;">Pada artikel ini telah diuraikan tentang pemanfaatan teknologi informasi, khususnya dalam  pengelolaan   data  elektronik   dan   sistem  otomasi  perpustakaan.  Perbedaan mendasar antara digital library dan sistem otomasi  perpustakaan  adalah  berhubungan dengan tujuannya. Digital library lebih berorientasi ke bagaimana kita dapat menshare koleksi-koleksi bahan pustaka yang sudah berbentuk file elektronik. Sedangkan sistem otomasi  perpustakaan  lebih   cenderung  ke  bagaimana  proses  bisnis   yang  ada  di perpustakaan dapat diotomasi, sehingga meringankan beban pustakawan atau pengurus perpustakaan.  Perpaduan  antara  dua  hal  tersebut  sangat  mungkin  dilakukan,  dalam pengertian  bahwa sistem  otomasi perpustakaan disamping berorientasi ke bagaimana manajemen  perpustakaan,  juga  menyimpan  koleksi  dokumen  elektronik  yang  bisa dishare dengan menggunakan teknologi web dan internet.</p>
<p style="text-align:left;">DAFTAR PUSTAKA</p>
<p style="text-align:left;">Sulistiyo-Basuki, Pengantar Dokumentasi, Rekayasa Sains, 2004.</p>
<p style="text-align:left;">Bambang Hariyanto, Sistem Pengarsipan dan Metode Akses, Informatika Bandung, 2003.</p>
<p style="text-align:left;">Connolly,   T.M.,   and  Begg  C.E.,   Database   Systems:  A  practical  Approach  to   Design, Implementation, and Management (3rd edition), Addison Wesley, 2002.</p>
<p style="text-align:left;">G. Edward  Evans, Developing Library  and Information Center Collections (Fourth  Edition), Libraries Unlimited, 2000.</p>
<p style="text-align:left;">Dean Leffingwell and  Don Widrig,  Managing Software Requirements – A Unified Approach, Addison Wesley, 2000.</p>
<p style="text-align:left;">Romi S. Wahono, Analyzing Requirements Engineering Problems, IECI Japan Workshop, Japan, 2003.</p>
<p style="text-align:left;">Romi Satria Wahono, Digital Library: Chalenges and Roles Toward 21 st Century, Proceedings of Tekno’98 Sysmposium, Nagaoka, Japan, 1998</p>
<p style="text-align:left;">Romi Satria Wahono romi@romisatriawahono.net http://romisatriawahono.net</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kangumam.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kangumam.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kangumam.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kangumam.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kangumam.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kangumam.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kangumam.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kangumam.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kangumam.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kangumam.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kangumam.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kangumam.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kangumam.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kangumam.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kangumam.wordpress.com&amp;blog=9944760&amp;post=7&amp;subd=kangumam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangumam.wordpress.com/2009/10/22/kotibul-umam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a37dc320f21d79fa06ddc6841e31463a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kangumam</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
